Masih bingung juga ya? Kenapa para peternak sangat tergantung pada pakan ikan buatan pabrik. Padahal, mereka sendiri bisa membuatnya lho asal tahu caranya, bagaimana komposisinya dan lain-lain. Malah, dengan meracik sendiri akan lebih bisa menghasilkan komposisi yang lebih baik karena kita sendiri bisa mengaturnya sesuka kita.


Untuk pakan buatan pabrik, memang, dia bisa mengapung. Tapi itu kan untuk ikan mas koki yang sudah besar yang di berikan pakan mengapung seperti itu? Kalau masih kecil, pakan yang di berikan peternak kan ya cuma pakan buatan pabrik yang di hancurkan dengan air panas. Lalu setelah itu di tekan-tekan sehingga berbentuk gumpalan. Nah, setelah itu baru di berikan ke ikan yang masih kecil-kecil itu.

Tapi itu kan tenggelam? Gak terapung? Apa tidak sebaiknya mereka meracik sendiri dengan bahan-bahan yang mungkin lebih murah? Apalagi harga pakan ikan sekarang ini juga tidak murah. Ya kalau seimbang dengan harga jual ikan, kalau harga ikan pas turun, nah itu yang menjadi kelemahannya..

Seperti yang saya baca dari http://ikannila.com, sebenarnya bisa di ajari dengan pellet buatan. Tapi memang itu kasus untuk ikan nila, dan bukan ikan mas koki. Tapi apa ya beda? Kalau di sana di sebutkan bahwa yang membedakan pakan ikan sendiri dengan pellet buatan pabrik yaitu dari minyak ikan yang akan membuat nafsu ikan tinggi?

Kalau di sana juga di sebutkan bahwa bahan-bahannya seperti : jagung, kedelai, bungkil kelapa, dedak dan tepung ikan lalu semua bahan di haluskan. Setelah di haluskan, lalu di campur (mixing) serta terakhir di cetak dengan mesin pellet ikan.

Mungkin dari pembaca blog ini ada yang memberikan saran, komentar atau kritik serta masukannnya agar dunia ikan mas koki kita lebih baik. :)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Top